Ada yang menarik di Posyandu Dahlia
RW.11 Sukaresmi Kelurahan Soklat Kabupaten Subang. Jika biasanya yang ditimbang
berat badan itu balita, berbeda dengan di Posyandu tersebut yang ditimbang
yaitu penduduk usia lanjut (Lansia). Menurut petugas kesehatan yang ada di Posyandu dr.Karina,
keberadaan Lansia di Posyandu merupakan kegiatan Posbindu (Pos Pembinaan
Terpadu). Dan kebetulan tim Puskesmas Keliling (Pusling) Puskesmas Cikalapa
Subang mengunjungi wilayah tersebut untuk memberikan pelayanan jemput bola ke
masyarakat dengan menggunakan kendaraan roda empat.
Posbindu sendiri merupakan pusat bimbingan
pelayanan kesehatan yang dikelola dan diselenggarakan untuk dan oleh masyarakat
dengan dukungan teknis dari petugas kesehatan dalam rangka pencapai masyarakat
yang sehat dan sejahtera,
khususnya Lansia.
“Kami tim medis Puskesmas Cikalapa
dibantu kader Posyandu memberikan pelayanan penimbangan, konsultasi penyakit
serta pemberian obat kepada Lansia. Program ini cukup direspons positif karena
mereka terbantu dengan upaya jemput bola kami. Jadi mereka tidak usah pergi ke
Puskesmas,” ungkap dr. Karina disela-sela tugasnya.
Senada dengan dr. Karina, Kepala
Puskesmas Cikalapa dr. Sugito mengatakan bahwa penimbangan lansia salah satu
pelayanan tim Pusling Puskesmas Cikalapa. Lebih lanjut dr Sigito mengatakan, Pusling berfungsi menunjang
dan membantu kegiatan pelaksanaan program Puskesmas dalam wilayah kerjanya yang
belum terjangkau atau sulit dijangkau oleh sarana kesehatan.
“Pusling ini bertujuan untuk
mempermudah masyarakat yang berada cukup jauh dari Puskesmas. Kami terjun
langsung ke lapangan. Selain pelayanan kesehatan kita integrasi juga dengan
penyuluhan. Jadi Pusling tidak hanya melayani kesehatan tetapi kita juga ada
penyuluhan kesehatan terkait beberapa penyakit kepada warga,” ungkap dr. Sugito
kepada Info Realitas.
Menurut dr. Sugito, Puskesmas Cikalapa
Kabupaten Subang sudah lama melaksanakan kegiatan Pusling yang biasanya
dilaksankan minimal seminggu sekali. Tetapi jika di musim-musim tertentu
misalnya musim DBD atau campak biasanya lebih intens. “Pusling ini melayani bukan
hanya pasien umum saja, tetapi pasien BPJS Kesehatan pun dilayani. Jadi yang
memiliki Kartu BPJS tidak akan dipungut retribusi, “jelasnya.
Selanjutnya dr. Sugito mengatakan, petugas Pusling Puskesmas
Cikalapa yang
biasanya diberangkatkan yaitu dokter satu orang,
perawat, petugas obat, supir ditambah petugas programmer yang memberikan
penyuluhan kesehatan.
Selain Pelayanan Puskesmas Keliling,
Puskesmas Cikalapa pun memberikan pelayanan kesehatan gigi yang ditangani oleh
Hj. Nunung dan perawat gigi lainya. Dalam sehari pasien gigi di Puskesmas
Cikalapa rata-rata 35 orang. Pasien Hj. Nunung tidak hanya berasal dari wilayah
Subang kota tetapi banyak pasien yang jauh datang ke Puskesmas Cikalapa.
“Saya bertugas dari November 2007 di
Puskesmas Cikalapa ini. Banyak pasien yang berada di luar Subang kota yang
berobat kesini. Jika saya tidak ada di Puskesmas pasien tersebut ada yang tidak
mau untuk dilayani,” ungkap Hj. Nunung dengan ramah bercerita kepada Info
Realitas.
Selain bertugas di Puskesmas Cikalapa Hj. Nunung atau yang biasa dikenal dengan “Nenek Gading” di kalangan pendengar radio ini juga membuka praktek/ pelayanan umum di Gg Sukagalih belakang Kodim Subang setiap hari dari Jam 16.00 WIB – 20.00 WIB. (IR.7)
Selain bertugas di Puskesmas Cikalapa Hj. Nunung atau yang biasa dikenal dengan “Nenek Gading” di kalangan pendengar radio ini juga membuka praktek/ pelayanan umum di Gg Sukagalih belakang Kodim Subang setiap hari dari Jam 16.00 WIB – 20.00 WIB. (IR.7)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar