Rabu, 21 Oktober 2015

Sasana Tinju dan Muay Thai Hadir di Subang



 













Keprihatinan terhadap pemuda Subang yang sering berkumpul dan cenderung melakukan kegiatan negatif, kemudian ada sarana olahraga tetapi banyak yang tidak dimanfaatkan dengan baik. Itulah yang menjadikan Iwan Said bersama Evi Silviadi tergerak hatinya untuk mendirikan Sasana Waruga Mandalajati pada bulan Agustus 2015 yang berlokasi di Gedung KNPI Jl. Otto Iskanda Dinata Subang. 

“Awalnya sekitar bulan Juni 2015 saya berkeliling di Subang. Saya kontrol dan sangat disayangkan kota begini bagus pemudanya cukup banyak, tetapi sarana olahraga masih kurang. Untuk itu sebagai mantan atlet tinju saya menyumbangkan ilmu yang saya bisa dari ilmu yang selama ini pernah saya pelajari. Saya juga tidak menyangka saya hidup di ibukota masuk ke Subang,” ungkapnya kepada Info Realitas sebelum melatih, Selasa (13/10).
 
Iwan Said yang pada SEA Games 2013 di Myanmar sebagai pelatih Nasional tersebut mengatakan, seni bela diri Muay Thai saat ini sedang digandrungi masyarakat Kota dan Dunia. Dikatakan Iwan, di Indonesia, sudah merebak di sejumlah kota besar di Indonesia. "Di Subang ini yang pertama kalinya ada Muay Thai. Saya datang kesini untuk anak-anak muda Subang," lanjutnya. 

Di Subang Iwan Said yang pada SEA Games 2013 di Myanmar sebagai pelatih Nasional itu, akan melatih Muay Thai secara intensif kepada anak-anak muda Subang. "Dengan ikut Muay Thai selain untuk kesehatan, bela diri, juga bisa untuk prestasi. Ini sangat penting untuk bela diri," kata Iwan.

Menurut Iwan, sampai sekarang ada sekitar 60 orang yang berlatih. Jumlah tersebut terdiri dari pelajar, umum serta atlet yang berjumlah 10 orang. “Jumlah atlet itu bisa berkurang karena akan diseleksi lagi terutama menjelang persiapan kejuaraan. Mereka latihan setiap hari dengan program-program yang disesuaikan dengan kemapuan fisik atlet. Saya yakin kedepan Subang akan memiliki atlet tinju maupun Muay Thai yang bisa mengharumkan daerahnya di ajang nasional maupun internasional,” ungkap Iwan.

Manajer Pelatih Joni Sabuk menambahkan bahwa, bagi yang ingin mengikuti kegiatan latihan di Sasana Waruga Mandalajati Subang dibuka gratis bagi umum pada hari Senin, Rabu, Jumat dari jam 16.00 sampai selesai.

Sekilas Olahraga Muay Thai

Situs www.wikipedia.org merilis bahwa Muay Thai atau Tinju Thai adalah seni bela diri keras dari Kerajaan Thailand. Muay Thai mirip dengan gaya seni bela diri lain dari Indocina, seperti pradal serey dari daerah Kamboja, Tomoy dari daerah Malaysia, lethwei dari daerah Myanmar dan Muay Lao  dari daerah Laos. Muay Thai adalah olahraga nasional Kerajaan Thai dan turunan dari bela diri kuno Muay Baron. Di dunia internasional Muay Thai juga dianggap sebagai Kickboxing, karena teknik pertarungannya hampir sama.
Muay Thai disebut sebagai "Seni Delapan Tungkai" atau "Ilmu Delapan Tungkai" karena tehniknya sangat sarat menggunakan pukulan, tendangan, siku dan serangan lutut, sehingga penggunaan delapan "titik kontak", yang berbeda dengan tehnik "dua poin" (tinju) di tinju gaya Barat dan "empat poin" (tangan dan kaki) yang digunakan dalam seni bela diri yang berorientasi olahraga. Seorang praktisi Muay Thai dikenal sebagai nak Muay , sedangkan praktisi Barat, kulit putih atau non-Asia Tenggara kadang-kadang disebut nak Muay farang, yang berarti "petinju asing". (IR.7)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar