Keprihatinan terhadap pemuda Subang yang sering berkumpul
dan cenderung melakukan kegiatan negatif, kemudian ada sarana olahraga tetapi banyak
yang tidak dimanfaatkan dengan baik. Itulah yang menjadikan Iwan Said bersama Evi
Silviadi tergerak hatinya untuk mendirikan Sasana Waruga Mandalajati pada bulan Agustus 2015 yang
berlokasi di Gedung KNPI Jl. Otto Iskanda Dinata Subang.
“Awalnya sekitar bulan Juni 2015 saya berkeliling di Subang.
Saya kontrol dan sangat disayangkan kota begini bagus pemudanya cukup banyak, tetapi
sarana olahraga masih kurang. Untuk itu sebagai mantan atlet tinju saya
menyumbangkan ilmu yang saya bisa dari ilmu yang selama ini pernah saya
pelajari. Saya juga tidak menyangka saya hidup di ibukota masuk ke Subang,”
ungkapnya kepada Info Realitas sebelum
melatih, Selasa (13/10).
Iwan Said yang pada SEA Games 2013 di Myanmar sebagai
pelatih Nasional tersebut mengatakan, seni bela diri Muay Thai saat ini sedang
digandrungi masyarakat Kota dan Dunia. Dikatakan Iwan, di Indonesia, sudah merebak di sejumlah kota
besar di Indonesia. "Di Subang ini yang pertama kalinya ada Muay Thai.
Saya datang kesini untuk anak-anak muda Subang," lanjutnya.
Di Subang Iwan Said yang pada SEA Games 2013 di Myanmar
sebagai pelatih Nasional itu, akan melatih Muay Thai secara intensif kepada anak-anak
muda Subang. "Dengan ikut Muay Thai selain untuk kesehatan, bela diri,
juga bisa untuk prestasi. Ini sangat penting untuk bela diri," kata Iwan.
Menurut Iwan, sampai sekarang ada sekitar 60 orang yang berlatih.
Jumlah tersebut terdiri dari pelajar, umum serta atlet yang berjumlah 10 orang.
“Jumlah atlet itu bisa berkurang karena akan diseleksi lagi terutama menjelang
persiapan kejuaraan. Mereka latihan setiap hari dengan program-program yang
disesuaikan dengan kemapuan fisik atlet. Saya yakin kedepan Subang akan
memiliki atlet tinju maupun Muay Thai yang bisa mengharumkan daerahnya di ajang
nasional maupun internasional,” ungkap Iwan.
Manajer Pelatih Joni Sabuk menambahkan bahwa, bagi yang
ingin mengikuti kegiatan latihan di Sasana Waruga Mandalajati Subang dibuka
gratis bagi umum pada hari Senin, Rabu, Jumat dari jam 16.00
sampai selesai.
Sekilas Olahraga Muay Thai
Situs www.wikipedia.org merilis bahwa Muay Thai atau Tinju Thai adalah seni bela diri keras dari Kerajaan Thailand. Muay Thai mirip dengan gaya seni bela diri lain
dari Indocina, seperti pradal serey dari daerah Kamboja, Tomoy dari daerah Malaysia, lethwei dari daerah Myanmar dan Muay Lao dari
daerah Laos. Muay Thai adalah olahraga nasional Kerajaan Thai
dan turunan dari bela diri kuno Muay Baron. Di
dunia internasional Muay Thai juga dianggap sebagai Kickboxing, karena teknik pertarungannya hampir sama.
Muay Thai
disebut sebagai "Seni Delapan Tungkai" atau "Ilmu Delapan
Tungkai" karena tehniknya sangat sarat menggunakan pukulan, tendangan, siku dan serangan lutut, sehingga penggunaan delapan "titik
kontak", yang berbeda dengan tehnik "dua poin" (tinju) di tinju
gaya Barat dan "empat poin" (tangan dan kaki) yang
digunakan dalam seni bela diri yang berorientasi olahraga. Seorang praktisi
Muay Thai dikenal sebagai nak Muay , sedangkan praktisi Barat, kulit
putih atau non-Asia Tenggara kadang-kadang disebut nak Muay farang, yang
berarti "petinju asing". (IR.7)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar